Monday, 7 November 2011

Post It 1

untukmu "Indah",

kau dan aku,
terdiam seribu bahasa,
hingga bunyi nafasmu memecah hening,
diantara riuhnya suara pisau dapur,

aku dan kau,
sedikit kata,
sedikit sapa,

ah, mengapa diantara kita mesti ada tembok
tak terukur tingginya,
tak terhingga lebarnya.

aku harus jujur,
aku sangat ingin memandangmu(lagi),
menatap indahnya matamu ketika kau memandangku.

aku tak bohong,
aku ingin menyentuh jari-jemarimu,
jemarimu sangat indah saat kau petik gitar,
dan alunkan nada-nada.

aku ingin memelukmu dari belakang,
mendekap erat badanmu,
dan mendengarkan detak jantungmu,
hingga aku melayang,
menikmati indahnya detik itu.

aku ingin membaringkan diriku,
dekat dengan dirimu.
Hingga aku dapat mencium wangi rambutmu.
Salah satu wangi terindah yang takkan kulupakan.

*...*

Kembali aku menghela nafas.
Membiarkan amarah memeluk hatiku diam-diam.
Mengetahui semua hanya khayalan belaka.
Namun biarlah semua ini, menjadi khayalan ter-indah bersamamu,
"Indah".