ya, aku impoten. dimana setiap keinginanku, cita citaku tak bisa bangkit lagi.
kalau sebuah mimpi dan hasrat adalah motivasi untuk membangun hidup, maka mereka sudah tidak berfungsi lagi.
entah mengapa!
aku kehilangan semangat untuk bekerja.
aku kehilangan impian.
aku kehilangan motivasi untuk belajar.
mereka tidak mampu "berdiri dan menegang" untuk memulai dan mempertahankan ereksi (reaksi terhadap mata kuliah).
mengapakah mereka tak berfungsi disaat aku membutuhan mereka.
mengapakah mereka impoten?
aku merasa seperti seorang lelaki senja yang bau tanah.
dimana harapan hidup tinggal sejengkal lagi.
dan lalu lenyap.
apakah ini yang dinamakan impotensi dini?
padahal hidupku baru menginjak kepala dua.
sesuatu menggerogotiku.
perlahan tapi pasti.
seperti virus HIV.
dan aku mulai kehilangan keseimbanganku.
aku mulai tak dapat melihat kedepan dan jarak pandangku tak lebih dari sejengkal.
sesudah itu gelap.
pendengaranku pun mulai berkurang hingga aku hanya dapat mendengar sayup sayup riuh ramai.
sesudah itu menjadi hening.
darisitu aku mulai mengenal hening dan gelap.
mereka menjadi bayang bayangku kemanapun aku melangkah.
kadang mereka menyelimuti tubuhku hingga aku tak berdaya.
mencekik setiap serpihan cahaya yang mencoba masuk dalam tubuhku hingga darahku tak dapat meraihnya.
ah, mengapakah aku berbayangkan hening dan gelap?
---- to be continued----