sesosok lelaki berdiri ditepian pagi
menanti datangnya hari
ditangannya tergenggam sebuah hati
dan darahnya tak pernah berhenti
berjalan ia menepis duri
mencoba mencari sandaran diri
seperti perahu tak pernah menepi
seperti itulah dirimu kini
sayang, aku disini
menanti langkahmu berhenti
mencoba menjadi sandaran hati
dan takkan lelah ku menanti